Pergi Adalah Kembali

Series ini merekam kehidupan masyarakat yang tinggal di bawah kaki Gunung Lewotobi, Flores Timur, yang terdampak letusan gunung berapi. Dari saat mereka menyiapkan barang-barang untuk pergi, hingga menata kehidupan sementara di tenda pengungsian. Setiap foto menangkap ketegangan, kehilangan, dan upaya beradaptasi sekaligus memperlihatkan kekuatan kolektif yang tumbuh di tengah krisis.

“Pergi Adalah Kembali” bukan hanya tentang fisik meninggalkan rumah, tetapi tentang pengalaman, pembelajaran, dan perenungan yang hadir di sepanjang perjalanan itu. Melalui dialog visual ini, penonton diajak menyelami dinamika pengungsian, menyaksikan ketahanan manusia, serta merenungkan kembali hubungan kita dengan tanah, komunitas, dan makna rumah baik yang sementara maupun yang abadi.

  • Rumah diam gunung bicara.

  • Rumah tinggal langkah.

  • Hidup tumbuh dari sisa.

  • Di antara debu.

  • Jalan pulang dan pergi.

  • Sisa cahaya.

  • Mencari ingatan.

  • Wajah yang tak boleh hilang.

  • Menyimpan seribu dua ribu.

  • Sesak tapi bersama.

Titin Wulogening

Titin Wulogening lahir dan besar di Larantuka, Flores Timur. Ia menggunakan fotografi sebagai cara untuk mendekat pada ingatan, perjalanan, dan hubungan manusia dengan tempat asalnya. Karyanya pernah dipamerkan dalam Indonesia Bertutur program Visaraloka dan JOFFIS 2024: MATRIX OF (MULTI)LINEAR MAP. Saat ini, ia berada dalam proses belajar dan menjelajahi Flores untuk menemukan lebih banyak ruang pertemuan, percakapan, dan pembelajaran visual dari siapa pun dan apa pun yang ia temui di perjalanan.

 

Instagram