Rumah kosong selama berbulan-bulan setelah orang tua meninggal. Sampai suatu hari saya terpaksa harus kembali ke rumah dan mendapati banyak sekali “gangguan” yang bikin saya tidak nyaman atau tertekan.
Antara lain, polusi suara dari blower tetangga yang sangat keras, yang dinyalakan dari jam 4 pagi sampai 10 malam, tanaman liar yang tumbuh subur memenuhi kebun bahkan menutupi outdoor AC, plafon yang rusak karena rembesan air hujan akibat talang mampet karena tertutup daun dari pohon tetangga, beberapa tembok retak akibat gempa lebih dari 6SR yang terjadi beberapa bulan sebelumnya, karena tidak ada “hawa” manusia maka rayap dan koloninya menyerang.
Hal-hal ini menyebabkan gangguan kecemasan yang berujung tekanan meningkat.
Kebun belakang rumah yang tidak di urus selama hampir 9 bulan.
Blower tetangga yang bunyinya kencang sekali dipasang mulai jam 4 pagi sampai 10 malam.
Plafon di berapa bagian rumah yang ada rembesan air hujan, bocor bahkan berlubang (akibat rumah kosong tidak ditinggalin berbulan-bulan).
Plafon di berapa bagian rumah yang ada rembesan air hujan, bocor bahkan berlubang (akibat rumah kosong tidak ditinggalin berbulan-bulan).
Beberapa tembok ditemukan retak akibat gempa 6SR di Surabaya beberapa waktu lalu.
Ditemukan bekas jalan rayap atau rumah rayap.
Tiap kali lihat alat tensi sudah anxiety dan tensi tinggi karena polusi suara dan mikirin rumah yang harus diperbaiki.
Selalu punya cara untuk menikmati hidup walaupun keadaan tidak baik-baik saja. Hobby mengoleksi kertas lama, foto-foto vintage dan jalan-jalan. Tertarik dengan budaya, sejarah dan cerita-cerita random di perjalanan.